Peninjauan Verifikasi Uji Kompetensi TJKT 2026: Pastikan Standar Mutu dan Kesiapan Sarana

Teluk Kuantan – Jurusan Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TJKT) melaksanakan kegiatan peninjauan dan verifikasi Uji Kompetensi Keahlian (UKK) Tahun 2026 yang dihadiri langsung oleh Kepala Sekolah, Hurdisman, S.Pd, bersama Pengawas Sekolah, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Yasni Aprida, serta Kepala Program Keahlian TJKT, Syafrial, S.Pd.
Kegiatan yang berlangsung di ruang praktik TJKT tersebut bertujuan untuk memastikan kesiapan sarana, prasarana, serta perangkat administrasi sebelum pelaksanaan UKK resmi digelar. Dalam kesempatan itu, tim manajemen sekolah melakukan pengecekan menyeluruh terhadap perangkat praktik, mulai dari server, komputer klien, switch, router, hingga perangkat pendukung lainnya sesuai dengan standar paket soal yang digunakan.
Skema UKK Mandiri Paket 4 Tahun 2026
Pada tahun ini, Jurusan TJKT menggunakan skema UKK Mandiri dengan Paket 4 Uji Kompetensi 2026. Skema mandiri ini memberikan kewenangan kepada satuan pendidikan untuk menyusun dan melaksanakan ujian sesuai dengan standar kompetensi nasional yang berlaku, namun tetap melalui proses verifikasi internal dan pengawasan untuk menjamin kualitas serta kesesuaian dengan kebutuhan industri.

Paket 4 yang diujikan mencakup kompetensi instalasi dan konfigurasi jaringan, pengkabelan UTP, manajemen perangkat jaringan, serta pengujian konektivitas berbasis topologi yang telah ditentukan. Dalam gambar kerja yang ditampilkan, peserta diwajibkan membangun jaringan terintegrasi yang menghubungkan router ke dua switch, server, printer jaringan, serta delapan unit komputer klien.
Fokus pada Kesiapan Infrastruktur
Selama peninjauan, rombongan memeriksa spesifikasi minimal peralatan yang digunakan, antara lain:
- Router dengan dukungan DHCP dan minimal 4 port LAN
- Dua unit switch 8 port 10/100/1000 Mbps
- Server minimal dual core dengan RAM 4GB
- Delapan komputer klien berbasis Windows/Linux
- Printer network-capable
- Kabel UTP Cat 5e/6 dan konektor RJ-45 standar
Kepala Sekolah, Hurdisman, S.Pd, menegaskan pentingnya kesiapan teknis sebelum pelaksanaan ujian. “UKK bukan hanya formalitas kelulusan, tetapi menjadi tolok ukur kompetensi riil siswa sesuai kebutuhan dunia kerja,”
Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Yasni Aprida, memastikan bahwa aspek administrasi dan perangkat soal telah sesuai dengan regulasi yang berlaku. Pengawas sekolah turut memberikan masukan terkait kelayakan ruang dan standar pelaksanaan ujian berbasis praktik.
Komitmen Mutu dan Profesionalisme
Kepala Program Keahlian TJKT, Syafrial, S.Pd, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan simulasi internal sebelum tahap verifikasi. Hal ini dilakukan untuk memastikan seluruh perangkat berjalan optimal dan tidak ada kendala teknis saat ujian berlangsung.
Dengan dilaksanakannya peninjauan verifikasi ini, Jurusan TJKT menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga mutu pelaksanaan UKK 2026. Diharapkan melalui skema mandiri Paket 4, peserta didik mampu menunjukkan kompetensi terbaiknya dan siap bersaing di dunia industri maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti sinergi antara manajemen sekolah, pengawas, dan tim kejuruan dalam memastikan proses evaluasi kompetensi berjalan profesional, transparan, dan sesuai standar nasional.